Kau tahu bunyi mesin vital sign tu?
Bunyi high pitch yang irritating tu?
Bunyi tu dah diam.
Yang bingit sekarang adalah bunyi sunyi tu.
Thursday, April 25, 2013
Wednesday, February 13, 2013
lelaki yang makin hilang
yang jari-jarinya menjadi puisi di celah jemariku sendiri
yang pelukan kali akhir itu menjadi sebuah lagu cinta
saat nanti bila kau sudah pergi, aku juga akan kehilangan diri sendiri
aku juga akan hilang nafas
sayang, aku harap Tuhan mendengar suara hati aku
kebahagiaan aku yang satu ini tolonglah biar panjang..
Saturday, September 22, 2012
Mungkin bukan cinta
Sebab cinta kali ini adalah satu pengkhianatan,
Aku biarkan mimpi mengeluh lelah di antara hadir cahaya,
Semoga kau masih mampu melihat adanya harapan walaupun awan itu cuma kelabu tanpa silver lining.
Sayang,
Aku tak pasti,
Mungkin bukan cinta, tapi aku pasti ini satu kegilaan.
Aku biarkan mimpi mengeluh lelah di antara hadir cahaya,
Semoga kau masih mampu melihat adanya harapan walaupun awan itu cuma kelabu tanpa silver lining.
Sayang,
Aku tak pasti,
Mungkin bukan cinta, tapi aku pasti ini satu kegilaan.
Thursday, August 9, 2012
Sin
Welcome to the conscience's hunting ground.
Where you will be hunt down and find no escape.
Where the earth is made up of the wrongs you've done to people you said you love.
Where you can drown in sweat
and there is no such thing as peace after death.
Because you'll relive the sin each time you remember what you have done.
Saturday, July 28, 2012
Wednesday, July 25, 2012
Setia
Dari tempat yang hilang,
aku masih menunggu kau pulang.
Mungkin tanah sudah gersang
tapi aku akan masih tunggu kau pulang
pulang pada aku yang sudah hilang
dan makin hilang
aku masih menunggu kau pulang.
Mungkin tanah sudah gersang
tapi aku akan masih tunggu kau pulang
pulang pada aku yang sudah hilang
dan makin hilang
Sebentar
Apa yang kita ada cuma saat ini.
Esok atau sebentar lagi, lidahku mungkin sudah kelu
Mungkin kau sudah pergi
Mungkin aku tiada di sini
Sepanjang maghrib cuma masa kita
Kau pergi bersama jalur terakhir mentari
Tak apa, aku pasti tunggu kau sampai maghrib kembali.
Esok atau sebentar lagi, lidahku mungkin sudah kelu
Mungkin kau sudah pergi
Mungkin aku tiada di sini
Sepanjang maghrib cuma masa kita
Kau pergi bersama jalur terakhir mentari
Tak apa, aku pasti tunggu kau sampai maghrib kembali.
Subscribe to:
Posts (Atom)